Banyak orang bertanya saat saya ngisi training, "pak saya sekrang kuliah sambil jualan, apa boleh pak?" "kak saya bingung, saya sekrang lagi kuliah, trus mau nyambi bekrja sama orang tua gk boleh, gmna menurut kakak boleh ta?" "kak saya itu pingen jadi aktifis, tapi banyak orang akan menggunggu kuliah saya, boleh gak sich saya jadi aktifis?"
Pertanyaan itu, yang kemudian menimbulkan banyak orang tidak mau take action, karena di otaknya terbanyak larangan-larangan. terlalu berfikir boleh apa tidak. saya jawab semua orang yang bertanya boleh apa tidak dengan jawaban singkat "Selama Tidak berdosa Lakukan." Ingat dosa disini bukan hanya dosa kepada tuhan, namun juga diperhatikan dosa sosial.
Prinsip inilah yang akan membuat seseorang berfikir kreatif, inovatif, tetapi tetap dalam rel dan jalan yang benar. karena sekrang memang banyak orang pintar tp tidak benar, mereka melakukan dengan menghalakan segala cara, namun ia lupa kebenaran.
Prinsip inilah yang bisa menjadi REM, untuk setiap orang dalam bertindak. contoh dengan pertanyaan diatas, tidak berdosa orang berjualan, tapi ingat harus jualan yang benar. tidak ada dosa bagi orang yang bekerja sambil kuliah, tapi ingat kerja yang benar. tidak ada dosa menjadi orang aktifis, tapi ingat jadi aktifis yang benar.
Kemudian ada yang tanya kembali, "kak bagimana kalu masa lalu ku sudah banyak melakukan kesalahan, apa bisa tetap menjadi orang sukses?" Jawabannya dilanjut besok "ketika masa lalu penuh dengan kesalahan, namun ingat masa depanmu masih bersih dan suci, lakukan yang terbaik untuk merubah dirimu. Mulai sekarang katakan " selama tidak berdosa lakukan!!!" Salam Istimewa..
Motivator Indonesia
0 Comments