Pelatihan ini dirancang untuk menguatkan implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) sebagaimana menjadi arah kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sekaligus mengintegrasikannya dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dikembangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. AI dimanfaatkan sebagai alat bantu pedagogis untuk memperdalam proses belajar, bukan menggantikan peran guru.
Kegiatan dibuka dengan keynote speech dari Kiai M. Zaenul Ma’arif, M.Pd., Pengasuh PP Manarul Huda, yang menegaskan pentingnya madrasah menjadi ruang pembelajaran yang memadukan teknologi, nilai, dan keteladanan. Ia menyampaikan ucapan terima kepada unesa atas terselenggaranya kegiatan ini di Lembaganya.
“Terimakasih Unesa yang telah menfasilitasi pelatihan AI dalam PM dan KBC. Semoga ini menjadi jariyah untuk membangun pendidikan di sumatera.
Sebagai narasumber utama, Dr. Mufarrihul Hazin, M.Pd., Kepala Pusbangdesda LPPM UNESA sekaligus Ketua Tim PKM, memaparkan secara aplikatif pemanfaatan AI dalam pembelajaran.
“Pelatihan ini dirancang 16 JP dengan teori 8 JP dan sisinya Praktik menyusun perangkat pembelajaran”
Pelatihan ini tidak hanya berupa paparan materi, peserta juga mengikuti praktik langsung penyusunan RPP Pembelajaran Mendalam yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) berbantuan AI. Dalam sesi ini, para guru dilatih merancang tujuan pembelajaran bermakna, aktivitas belajar kontekstual, serta asesmen reflektif yang menumbuhkan empati, nalar kritis, dan karakter peserta didik.
Antusiasme peserta terlihat saat praktik berlangsung. Para guru aktif berdiskusi dan merefleksikan bagaimana AI dapat membantu menyusun RPP yang lebih adaptif, personal, dan selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi ruh KBC.
Melalui pelatihan ini, para pendidik se-Kecamatan Nibung diharapkan semakin siap mengimplementasikan Pembelajaran Mendalam secara nyata di kelas, sekaligus menghidupkan Kurikulum Berbasis Cinta dalam praktik pembelajaran sehari-hari, dengan dukungan teknologi yang etis dan berorientasi pada kemaslahatan peserta didik.
Nusa EduCenter

0 Comments